
Minggu, 04 Mei 2014
"Saya suka menulis. Tulisan saya banyak terukir di kolom chat dengan sahabat atau komentar media sosial."
Bukan itu yang saya maksud! Menulis di sini yaitu menulis di blog pribadi.
Ketika pertama dan mau menulis konten di blog, tangan terasa kaku alasannya yaitu pandangan gres dalam otak tiba-tiba menghilang. Itu lumrah, hampir semua orang merasakannya. Bahkan sekelas penulis novel ternama pun juga mengalaminya. Namanya juga awal, perlu adanya penyesuaian diri.
Jangan takut bila goresan pena pertama terbaca jelek akhir asal tulis sesuai dengan kapasitas pandangan gres dalam otak waktu itu. Tak apa, tidak ada yang marah. Justru itu langkah yang baik, daripada tidak mau menulis sama sekali!
Membiasakan menulis di blog langsung menciptakan kita gampang berempati dengan blogger lainnya. Alasannya, "Selama goresan pena blog langsung kalian ingin dibaca orang lain, maka kita akan merasa iba kepada blogger lain yang ternyata goresan pena mereka minim pengunjung, dan hasilnya memutuskan membaca goresan pena mereka sampai selesai." Hal ini biasa terjadi, alasannya yaitu kita sadar bahwa menulis di blog untuk menarik banyak pengunjung itu tidaklah semudah ucapan teman-teman kita yang notabene bukan seorang blogger.
Ketika ada sahabat yang meremehkan kita menjadi seorang blogger, selalu bersikap tulus untuk meredam emosi. Dengarkan saja celoteh remehan mereka, tetapi jangan di masukkan ke dalam hati! Alasan dihentikan di masukkan ke dalam hati, alasannya yaitu TIDAK DIANJURKAN oleh dokter dan ulama. Sangat berbahaya bila kita mengalami sakit hati, sanggup menciptakan kita masuk bui atau malah berakhir dengan bunuh diri.
Memikirkan pendapatan (uang) ketika mengurus blog tentu saja bukanlah hal yang tabu. Bahkan sudah banyak blogger jualan lewat blog pribadinya. Namun sayangnya, tidak semua blogger mencicipi nikmatnya ngeblog ketika mengurus blognya. Ya kembali lagi, semata-mata ngeblog alasannya yaitu uang menciptakan banyak blogger menjadi putus asa alasannya yaitu tak kunjung gajian.
Mencari backlink untuk membesarkan sebuah blog juga tidak mudah. Tidak sedikit blogger yang merogoh kantong untuk membeli backlink lewat jasa. Namun naas, ternyata pihak jasa menipu dan alhasil blog miliknya tak juga besar, bahkan terkena deindex akhir backlink yang didapat ternyata malah menimbulkan penyakit.
Sebenarnya masih banyak lagi lika liku atau perjalanan hidup menjadi seorang blogger. Memang tak banyak blogger yang mau blak-blakkan mengenai perjalanan bloggingnya. Namun saya rasa, akhir-akhir ini sudah mulai banyak orang mau menulis dan membagikan ilmunya lewat blog langsung mereka masing-masing. Tentu saja saya senang dengan bertambahnya blogger-blogger baru, alasannya yaitu saya langsung juga ingin melihat hal-hal gres yang belum semuanya tersekspos ke internet.
Sumber https://www.andisyam.web.id/
Share This :
comment 0 Comment
more_vert