MASIGNCLEAN101

Operasi Input / Output Pada Linux

Operasi Input / Output Pada Linux
Minggu, 21 Januari 2018
Pertama yang akan kita bahas yakni dasar teori dari Proses I/O. Oke sahabat tekno kita pribadi saja masuk ke dalam pembahasan.

Instruksi (command) yang diberikan pada Linux melalui Shell disebut sebagai eksekusi agenda yang selanjutnya disebut Proses (process). Setiap isyarat yang diberikan, maka Linux kernel akan membuat sebuah proses dengan memperlihatkan nomor PID (Process Identity). Proses dalam Linux selalu membutuhkan Input dan menghasilkan Output.

1. File Descriptor 

adalah sebuah abstraksi yang dipakai dalam pengaksesan file. Di dalam Linux/UNIX, file descriptor ini dilambangkan dalam sebuah integer. Untuk setiap proses, terdapat 3 file descriptor yang telah dimiliki.
  1. Standard input (stdin). Bernilai 0.
  2. Standard output (stdout). Bernilai 1.
  3. Standar error (stderr). Bernilai 2.
File descriptor ini merupakan index pada tabel yang dimiliki kernel untuk memperlihatkan file yang dibuka pada proses-proses yang berjalan.

Untuk melihat apa saja file-file yang dibuka oleh kernel, sanggup dipakai command lsof. Selain itu juga sanggup dilihat pada procfs (/proc/), sebuah file system khusus yang menyimpan seluruh gosip mengenai proses-proses yang berjalan pada sistem operasi.

Berikut beberapa pola file descriptor :

a. Output ke layar (standar output), input dari sistem (kernel) 

Sobat ketikan perintah # ps  kemudian tekan enter maka akan muncul menyerupai pada gambar.
gambar 1.1
 
Sobat ketikan perintah # cat  kemudian tekan enter maka akan muncul kolom kosong, maka sahabat tekno sanggup mengisinya misalkan disini aku mengisinya dengan kalimat "Hallo Selamat Datang di Teknomania" dikala di enter lagi maka akan muncul goresan pena yang kita inputkan tadi.
gambar 1.2

c. Input dari keyboard dan output ke alamat internet.

Sobat ketikan perintah # mail abcde@mail.com kemudian tekan enter maka sahabat akan melihat hidangan Cc, Subject, dan isi dari kolom isian email tersebut, untuk mengakhirnya tekan ctrl+d.
gambar 1.3

d. Input nama direktori, jika terjadi error makan akan muncul Standar error pada layar. 

Contoh aku membuat direktori dengan nama mydir, kemudian aku ingin membuat direktori yang sama maka akan muncul error "mkdir cannot create directory 'mydir' : file exists" artinya alasannya yakni direktori dengan nama mydir sudah ada jadi tidak sanggup membuatnya lagi.
gambar 1.4

2. Redirection

Dalam sistem unix dan Linux merupakan salah satu cara untuk melewatkan output dari suatu agenda ke agenda lain, dengan redirection kita sanggup menyimpan output suatu file baik kedalam sebuah file atau diproses dengan agenda lain. Fasilitas redirection memungkinkan kita untuk sanggup menyimpan output dari sebuah proses untuk disimpan ke file lain (Output Redirection) atau sebaliknya memakai isi dari file sebagai input dalam suatu proses (Input redirection). Komponen-komponen dari redirection yakni <, >, < <, > >.

Berikut beberapa pola Redirection :

a. Pembelokan standar output dan standar input

Untuk pembelokan standar output sahabat ketikan perintah # cat 1> myfile.txt kemudian tekan enter dan masukan text yang akan di simpan didalam myfile.txt

Untuk pembelokan standar input sahabat ketik perintah # cat 0< myfile.txt kemudian tekan enter maka akan tampil teks yang ada didalam myfile.txt

Untuk melihat isi file sanggup juga dengan perintah # cat myfile.txt
gambar 2.1

b. Pembelokan standar error untuk disimpan di file.

gambar 2.2
Sama halnya menyerupai pada poin a, tetapi disini pesan error yang muncul akan disimpan pada sebuah file .txt dengan mengetikan perintah yang sama pola diatas yakni # mkdir mydir 2> myerror.txt . ketikan # cat myerror.txt maka akan muncul pesan error yang sudah disimpan tersebut.

3. Pipeline

Pipeline (|) yakni akomodasi di Shell yang berfungsi untuk memperlihatkan input dari suatu proses dari output proses yang lain. Contohnya sanggup dilihat pada gambar dibawah
gambar 3.1

4.Filter

Adalah utilitas Linux yang sanggup memproses standar input(dari keyboard) dan menampilkan hasilnya pada standar output (layar). Contoh filter yakni cat, sort, grep, dan lainnya.
Contoh praktek sanggup sahabat lihat pada gambar dibawah.
gambar 4.1
Saya membuat dua file ektensi .txt dengan isi nama-nama, kemudian dikala dua file tersebut dihukum untuk ditampilkan dan ditambahkan dengan peintah | sort maka akan tampil nama-nama tersebut sesuai karakter alasannya yakni adanya sort tersebut.


Sumber : disini
Share This :

Related Post