MASIGNCLEAN101

Kenapa Susah Kaya Padahal Sudah Kerja Keras

Kenapa Susah Kaya Padahal Sudah Kerja Keras
Minggu, 23 Juni 2013
Setiap orang niscaya mempunyai impian untuk menjadi orang kaya serta nasib yang sangat baik untuk hidup dalam gelimang harta.

Berdasarkan hasil riset, menjadi kaya raya berarti nasib tanpa hambatan finansial apapun, baik untuk memenuhi kebutuhan makan serta kenasibannya sehari-hari.

Tapi apakah kau memahami makna suskes yang sebenarnya?

Selama ini, kebanyakan orang memandang bahwa kesuksesan hidup diukur dengan harta, jabatan, kedudukan, atau penghargaan yang bersifat materialisme.

Mereka yang dianggap sukses yaitu orang yang hidup mewah, bekerja sebagai pejabat, punya banyak perusahaan, atau menjadi orang terkenal.

Meski gambaran sukses yang tercipta di lingkungan ini demikian, ternyata setiap orang sanggup sukses sesuai dengan definisinya masing-masing.

Tanpa harta berlimpah dan jabatan tinggi, kita masih sanggup merasa sukses dengan mudah.



Kesuksesan tiba dengan bentuk yang bervariasi dan bersifat subjektif.

Karena kali ini Kang Wira akan membahas perihal Penyebab dari kesulitan untuk menggapai kekayaan yang selalu di impikan banyak orang padahal sudah bekerja keras dan banting tulang sedemikian rupa.

Ada sebuah pertanyaan yang selalu terfikirkan oleh otak kecil saya, yaitu "Berapa jumlah uang yang dimiliki untuk menjadi orang kaya ?" Jawabannya yaitu tergantung pada diri kita masing-masing.

Tak sedikit yang merasa puas dengan harta Rp 1 miliar, ada pula yang merasa kekurangan sampai ingin meningkatkan kekayaannya.

Tapi, kalau kau telah bertahun-tahun mencoba untuk menabung serta berharap untuk menjadi kaya di masa depan tetapi tetap belum sukses juga, mungkin 5 argumen ini penyebab terhambatnya impian kau untuk menjadi orang kaya. Simak :

Tidak Membuat Rencana Untuk Masa Depan

Ini sih sangat terang pointnya, alasannya yaitu dengan tidak menciptakan planning untuk masa depan, maka kehidupan kau akan mengalir menyerupai air dan selalu mengikuti kemana arus lingkungan disekitar kita.

Mungkin dengan Harapan untuk sukses saja tidak cukup untuk mendongkrak semangat kau untuk merencanakan keuangan kau di masa yang akan datang.

Solusinya yaitu Mintalah derma kepada seorang Financial Planner yang handal, alasannya yaitu Mereka akan membantu kau untuk merencanakan semua persiapan untuk kebutuhan dan keperluan ekonomi kamu.

Untuk lebih irit lagi, mulailah menciptakan planning itu sendiri. Pilihlah secara detail, mana kebutuhan mana yang wajib diutamakan dan mana yang tidak begitu dibutuhan untuk jangka waktu bersahabat ini.

Hal tersulit lain sesudah menciptakan planning tersebut, yaitu Sebuah Konsisten dalam menjalankannya setiap hari sampai akibatnya menjadi sebeuah kebiasaan sehari-hari.

Besar Pasak Daripada Tiang

Istilah ini tolong-menolong memang paling cocok untuk diri saya sendiri sebenarnya.

Karena kebanyakan orang cenderung menghabiskan seluruh penghasilannya untuk sesuatu yang tolong-menolong belum diharapkan contohnya memaksakan untuk membeli sebuah HP Canggih yang belum tentu orang disekitar kau sanggup memilikinya.

Mungkin dengan cara Kredit kau sanggup mendapat apapun yang kau inginkan, tidak hanya HP Canggih tapi bahkan sampai sebuah kendaraan bermotor sekalipun. Intinya yaitu rela berutang demi memenuhi hasratnya berbelanja.

Kamu akan lupa untuk menabung, alias menghabiskan lebih banyak uang daripada keseluruhan pendapatan yang Kamu dapatkan. Solusinya yaitu berhentilah melaksanakan pengeluaran secara drastis tanpa perencanaan yang matang dan mulailah untuk Menabung.

Tidak Melakukan Investasi

Berinvestasi sama saja menyerupai taruhan yang tolong-menolong memang hasilnya itu belum pasti, mungkin akan menjadi menguntungkan atau bahkan sebaliknya.

Jika beruntung dan juga kalau berinvestasi di daerah yang tepat, maka kau akan mendapat banyak uang, kalau tidak maka Anda hanya akan rugi. Walaupun demikian, menyimpan dan menginvestasikan sesuatu lebih baik daripada tidak sama sekali.

Pemikiran yang rumit

Banyak sekali orang yang meyakini bahwa ia tidak sanggup menjadi kaya, dan kalau kau juga meyakini hal ini, tanpa disadari maka itu akan menjadi sebuah kenyataan.

Karena sugesti yang jelek sudah terlanjur masuk kedalam alam bawah sadar kita, maka rubahlah sugesti itu dari alam bawah sadar kita, maka kemungkinan menjadi orang yang kaya akan menjadi kenyataan dalam kehidupan kita dimasa yang akan datang.

Berpikiran negatif juga akan menjadi penghambat untuk menggapai sebuah kesuksesan dan keberhasilan seseorang.

Jika kau terjebak dalam pikiran negatif itu, berusahalah mengumpulkan pikiran positif dan tanam di alam bawah sadar kau bahwa kau yaitu seorang yang cukup pintar, dan cukup beruntung, maka hasilnya pun akan menciptakan kau untuk menjadi orang yang sukses dan kaya di masa depan.

Baca juga: Mitos Designer


Keyakinan Bahwa Menjadi Kaya Bukan Hal Baik

Sebenarnya hampir sama menyerupai poin sebelumnya, kalau kau meyakini orang kaya bukanlah orang yang baik, maka kau tidak akan menjadi orang kaya. Kecuali kau memang tertarik untuk menjadi orang kaya.

Karena banyak yang merasa iri dengan keberadaan orang kaya dan menyalahkan keberadaan mereka, padahal tanpa disadari banyak pula miliarder yang menggelontorkan jutaan bahkan miliaran rupiah untuk amal.

Semoga artikel ini sanggup menjadi motivasi kamu.
Share This :

Related Post