
Jumat, 13 Desember 2013
Kucing sudah sangat umum menjadi hewan peliharaan dirumah. Banyak hal yang menjadi daya tarik dari kucing. Mungkin dari sifat manjanya, bentuknya yang lucu, ataupun warna bulunya yang indah. Jika kau seorang yang awam dan sedang membaca artikel ihwal kucing, mungkin kau akan galau ketika kau berada pada kepingan pola dan warna bulu pada kucing. Karena istilah-istilah pola warna pada bulu kucing yang sedang dibahas tidak familiar untuk kamu. Disini Akira akan menjelaskan ihwal 8 Jenis Pola Dasar dan Warna Dasar Pada Bulu Kucing yang tentunya harus kau tahu.
Kucing mempunyai 4 warna dasar, yaitu:
- Black (hitam)
- White (putih)
- Chocolate (istilah untuk coklat / brown)
- Red (istilah untuk kuning renta atau #fd8a48)
Terdapat juga beberapa warna turunan yang didapat dari warna dasar, yaitu:
- Blue (istilah untuk abu-abu)
- Lilac (istilah untuk coklat muda)
- Fawn (warna yang lebih terang dari lilac)
- Cream
Selain dari warna-warna yang kita bahas di atas, kucing juga mempunyai beberapa pola (pattern) dasar yang berbeda pada bulunya, antara lain:
1. Solid (satu warna)
Kucing dengan warna solid hanya mempunyai satu warna yang tersebar di seluruh tubuhnya. Banyak pola warna solid pada kucing contohnya blue solid, black solid, white solid, red solid, dan cream solid.
2. Bicolor (dua warna)
Bicolor yakni pola warna pada bulu yang terdiri dari perpaduan 2 warna, dengan komposisi warna yang rata-rata seimbang antara satu warna dengan warna yang lain. Beberapa pola bicolor yaitu black & whtie, blue & white, red & white, cream & white, dan sebagainya.
3. Van Bicolor
Walaupun sama-sama mempunyai 2 warna, tetapi van bicolor berbeda dengan bicolor. Perbedaannya terletak pada komposisi warnanya. Pada van bicolor, kucing akan mempunyai warna putih yang dominan, dan hanya sedikit warna lain yang berbeda. Biasanya warna lain itu hanya terletak di kawasan sekitar telinga, dan pada kepingan ekor.
4. Tabby / Tiger Color
Pola warna tabby digambarkan dengan loreng atau belang ibarat harimau, tetapi tidak beraturan. Warna tabby yang paling umum dan banyak ditemui yakni red tabby dan grey tabby.
5. Colorpoint
Colorpoint yakni warna yang terdiri dari warna solid dan tabby. Kucing dengan pola warna colorpoint akan mempunyai warna solid pada tubuhnya (umumnya warna cerah), dengan dilengkapi dengan warna tabby (warna yang lebih gelap) pada kepingan wajah, telinga, kaki, dan ekor. Banyak ras kucing yang mempunyai pola warna colorpoint contohnya birman, bainese, ragdoll, dan tonkinese.
6. Maltese
Maltese yakni warna bayangan atau dilusi. Contohnya ibarat warna hitam yang mengarah ke biru-biruan, warna red yang mengarah ke cream atau abu-abu.
7. Tortoiseshell / Tortie / Brindled / Calico
yakni pola warna bulu pada kucing yang terdiri dari 3 warna adonan yang berbeda, yang umumnya terdiri dari warna red solid, black, dan cream. Pada tortie, dari ketiga warna yang berada pada bulu, tidak ada satupun warna yang menjadi warna dasar, sebab semua warna tercampur merata dan acak pada seluruh badan kucing.
8. Spotted (tutul)
Pola warna tutul agak jarang ditemukan untuk kelas kucing domestik yang umum kita pelihara. Pola warna tutul terdiri dari warna solid dan dihiasi dengan tutul (bintik-bintik hitam/gelap) diseluruh badan kucing. Umumnya pola warna tutul terdapat pada beberapa ras kucing eksotis yang mempunyai harga yang cukup tinggi. Contohnya egyptian mau dan savannah.
Itulah beberapa warna dan pola dasar pada bulu kucing. Walaupun bergotong-royong masih banyak lagi pola-pola turunan yang berasal dari pola dasar. Bagaimana? Sudah sanggup memilih pola warna apa yang dimiliki oleh kucing yang kau pelihara? Atau kau ingin mengadopsi kucing dengan pola warna tertentu yang kau suka?
author: Akira Asayami
Share This :
comment 0 Comment
more_vert